
Kampus
Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 10
Makassar 90245
Telp. (0411) 585 367
Fax. (0411) 586 043
E-mail:
poltekup@indosat.net.id
Politeknik Negeri Ujung Pandang, dulu bernama Politeknik UNHAS yang berdiri sejak tahun 1987, adalah salah satu dari 26 Politeknik Negeri di Indonesia. Saat ini Politeknik Negeri Ujung Pandang menyelenggarakan pendidikan program D3.
Mulai tahun akademik 1996/1997 Politeknik Negeri Ujung Pandang menyelenggarakan dua Program Kelas yaitu:
Bidang pendidikan di Politeknik Negeri Ujung Pandang dibagi menjadi 2 kelompok bidang studi yaitu:
Kelompok Bidang Studi Rekayasa akan menghasilkan lulusan yang profesional dalam masalah teknik, sedangkan Kelompok Bidang Studi Tata Niaga akan menghasilkan lulusan yang profesional dalam masalah niaga/bisnis.
Saat ini Politeknik Negeri Ujung Pandang telah memiliki 6 Jurusan dengan 8 Program Studi, yaitu:
A. KELOMPOK BIDANG STUDI REKAYASAStaf Pengajar Politeknik Negeri Ujung Pandang sebagian
besar adalah pagawai tetap dengan kualifikasi jenjang pendidikan Strata Dua
(S2), Strata Satu (SI), Diploma Empat (D4) dan Diploma Tiga (D3). Adapun jumlah
staf Edukatif sampai dengan tahun 2002 adalah 203 dengan komposisi kualifikasi
sebagai berikut:
Jenjang S2 : 31
Jenjang S1 dan D4 : 158
Jenjang D3 : 14
TUJUAN PENDIDIKANPoliteknik merupakan lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan program pendidikan profesional yang berorientasi pada kebutuhan industri. Pada saat ini, pendidikan profesional dimulai dengan program pendidikan Diploma Tiga (D3) Politeknik.
Program Pendidikan D3 Politeknik diselenggarakan dengan tujuan utama untuk mengdukung pengembangan industri baru dan memperbaiki mutu industri yang sudah ada. Program pendidikan profesional ini akan menghasilkan tenaga Ahli Madya (A.Md) yang benar-benar terampil.
SISTEM PENDIDIKANPendidikan di Politeknik menerapkan sistem paket yaitu sistem belajar-mengajar yang mewajibkan mahasiswa menempuh seluruh mata kuliah yang diprogramkan pada setiap periode tahun ajaran.
Masa pendidikan ditempuh selama 3 tahun atau 6 semester. Tiap-tiap semester terdiri dari 19 sks - 20 sks. Program pendidikan diselenggarakan dengan rata-rata perbandingan 40% - 50% teori terpakai (kegiatan tatap muka di kelas) dan 50% - 60% praktek studio, laboratorium, atau kegiatan lapangan. Persentase perkuliahan seperti ini memungkinkan lulusan D3 Politeknik menjadi tenaga AhIi Madya pada lapangan kerja industri.
JENJANG PENDIDIKANJenjang pendidikan di Politeknik merupakan jalur profesional dengan berbagai tingkatan diploma yang dapat berkembang setara dengan strata di jalur akademik.
Program pendidikan Politeknik sementara ini terbagi dalam jenjang Diploma Satu (D1), Diploma Dua (D2), dan Diploma Tiga (D3), yang masing-masing mempunyai tingkat kemampuan yang berbeda. Setiap jenjang dapat menghasilkan lulusan yang siap kerja. Lulusan pada setiap jenjang dapat melanjutkan kejenjang yang .lebih tinggi.
Untuk membuka kesempatan karir bagi peserta didik, program pendidikan profesional ini akan dikembangkan rnenjadi jenjang Diploma (D4) yang lulusannya mendapat sebutan Sarjana Sains Terapan.
MATA KULIAHMata Kuliah pada pendidikan Politeknik terbagi dalam empat kelompok, yaitu Mata Kuliah Umum, Mata Kuliah Dasar Keahlian, Mata Kuliah Keahlian, dan Mata Kuliah Lokal.
Masing-masing kelompok mata kuliah mempunyai tingkat pencapaian keterampilan tertentu sesuai dengan jenjang pendidikannya.
Secara umum keempat kelompok mata kuliah tersebut dimaksudkan untuk melandasi, meningkatkan, dan memantapkan pemahaman-pemahaman teknologi terpakai pada kelompok keahlian bidang tertentu.
Mata KuIiah Umum (MKU) meliputi ilmu-ilmu dasar yang memberikan pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap dasar sebagal Warga Negara Indonesia yang baik, serta menguatkan dasar dan kesamaan latar belakang pendidikan.
Mata KuIiah Dasar Keahlian (MKDK) meliputi ilmu-ilmu dasar keahlian yang memberikan kemampuan dasar dalam mempelajari dan mengembangkan bidang keahliannya.Mata KuIiah Keahilan (MKK) meliputi ilmu-ilmu keahilan yang menempatkan pada pemahaman dan penerapan ilmu secara praktis serta memberikan kemampuan pokok (pengetahuan, keterampilan nilai dan sikap) pada keahlian dan profesinya.
Mata Kuliah Lokal (MKL) yaitu mata kuliah yang berorientasi kepada industri dan institusi setempat. Mata kuliah lokal dapat berbentuk teori terapan dan praktek di laboratorium atau di lapangan.
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan kunjungi http://www.poliupg.ac.id/!